Permainan “Pukul Guru Anda” Jadi Kontroversi

0
51

SEDANGRAME.COM – Nama dunia Pendidikan Indonesia, kembali tercoreng. Seperti tindak kekerasan siswa kepada guru yang baru – baru ini yang banyak diperbincangkan di berbagai media sosial dan kemudian menjadi viral karena menyangkut nyawa seorang guru bernama Ahmad Budi Cahyadi, seorang guru seni rupa di Sekolah Menengah Atas Negeri ( SMAN ) 1 Torjun, Sampang, Madura berusia 26 tahun itu tewas setelah dianiaya oleh muridnya sendiri yang berinisial MH usia 17 tahun.

Berbagai macam tanggapan pun mulai bermunculan, terutama dari kalangan warganet pengguna media sosial. Sebagian besar dari mereka mengecam aksi brutal yang dilakukan oleh siswa SMAN 1 Torjun tersebut.

Berawal dari kisah tersebut, sebuah gim kontroversial “Pukul Guru Anda” belakangan ini membuat geger para warga net. Karena dalam gim tersebut si pemain akan menjadi siswa yang kemudian diberi kewajiban agar melakukan tindakan kekerasan terhadap sang guru. Saat hendak memulai gim ini, pemain akan disuguhkan dengan setting ruang kelas versi kartun.

Terdapat barang – barang seperti semprotan serangga, termos air, kursi, tas, gunting, yang ada di dalam kelas yang nantinya akan digunakan untuk memukul sang guru. Setelah memilih salah satu barang, si pemain yang merupakan siswa akan mengambilnya dan mengarahkan barang tersebut kepada sang guru.

Namun, Kementerian Komunikasi dan Informatika ( Kemkominfo ) tidak hanya tinggal diam dan langsung gesit memblokir penyedia gim “Pukul Guru Anda”, yaitu poki.com yang merupakan situs web penyedia permainan yang bisa diakses oleh khalayak umum, termasuk anak – anak di bawah umur.

Sebelumnya, Kemkominfo telah menyebutkan jika pihaknya siap untuk memblokir gim yang ada di situs poki.com tersebut dalam waktu maksimal 2 x 24 jam. “Hal ini segera ditindaklanjuti dan telah dikomunikasikan ke penyedia layanan konten pada pukul 15.30 WIB. Penyedia konten telah diminta untuk menutup ( take down ) dalam waktu 2 x 24 jam,” kata Pit Kepala Biro Humas Kemkominfo Noor Iza melalui keterangan resmi yang diterima Tekno Liputan6.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here