Viral, Foto Syur Saat Malam Tahun Baru Disebar Pacar Gara-gara Minta Putus

0
146

SEDANGRAME.COM – Kembali dunia maya dihebohkan oleh sepasang pelajar SMA di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur

Sang pacar mengunggah foto syur dengan kekasihnya di atas ranjang tanpa mengenakan busana disalah satu akun Facebook.

Kedua Foto tersebut diunggah oleh akun yang bernama Ning Dwi pada Hari Jumat (5/12018) lalu. diberi keterangan, “koe selingkuh bacok ndas mu, Bajak pacarmu”. tidak lama, setelah tiga menit foto itu dihapus.

Banyak warganet berkomentar macam-macam.

“Sebelum dihapus, foto itu kadung di-screenshot dan sudah menyebar dengan cepat. Saya dapat kiriman teman fotonya. Ini menghebohkan. Kelakuan remaja zaman sekarang mengkhawatirkan,” kata M Diko, warga Kecamatan Kota anyar dikutip dari Kompas.com.

Kemudian, Tim Cyber probolinggo yaitu Tim Cobra Polres Probolinggo, bergerak cepat membawa RAS (17), pria yang menyebar foto tersebut.

RAS, warga Desa Andungsari, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, itu diciduk setelah dilaporkan oleh ND (17), warga Kelurahan Kraksaan Wetan, Kecamatan Kraksaan, yang tak lain merupakan pacar pelaku.

ND merasa malu karena hubungan suami istri yang mereka lakukan menjadi viral di sosial media. Kapolres AKBP Fadly Samad mengatakan, RAS ditangkap untuk dimintai keterangan karena foto syur itu meresahkan masyarakat.

DN merupakan pelajar kelas menengah di wilayah Kecamatan Kraksaan, sedangkan RAS masih berstatus pelajar kelas X di sebuah lembaga pendidikan di Tiris.

Kepada polisi, RAS mengaku foto itu diambil sendiri pada malam pergantian tahun baru 2018, di sebuah hotel di Kraksaan. Beberapa hari kemudian, DN minta putus sehingga RAS kemudian mengancam akan menyebarkan foto itu.

“Saya berniat mengancam DN dengan upload foto itu. Di Facebook selama 3 menit, lalu saya hapus. Lokasinya di hotel,” ucap RAS.

“Kami sita barang bukti dua unit HP. Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar. Pelaku kami jerat pasal 45 ayat (1) UU RI nomor 19 Tahun 2016 jo pasal 27 ayat (1) UU RI nomo 2008 tentang Informasi dan transaksi elektronik,” kata Fadly.

Akibatnya kedua remaja itu, dikeluarkan oleh pihak sekolah.

Kepala Cabang Dinas SMA Probolinggo, Sri Yuliasih membenarkan bahwa kedua pelajar itu telah diserahkan pihak sekolah kepada orangtua masing-masing. Namun, setelah kejadian tersebut, pihaknya sudah menyelesaikan secara kekeluargaan.
Dan pihak sekolah juga siap menfasilitasi jika ND meminta surat keterangan pindah ke sekolah lain.

“Kami telah mengembalikan pada kedua orang tuanya. Namun, kami siap memfasilitasi untuk mengeluarkan surat pengantar pindah sekolah,” jelasnya.

Pada Jumat (12/1/2018, Kapolres memastikan pihaknya tidak menahan RAS, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka. Alasannya pelaku di bawah umur dan sudah diselesaikan secara kekeluargaan.

“RAS tidak kami tahan. Kami kenakan wajib lapor,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here