Viral Video Wanita Dewasa Vs Bocah SD, Anak Itu Sebenarnya Tolak Gituan, Polisi Periksa CCTV

0
1399

Lelaki yang mengarahkan adegan panas antara wanita dengan 2 bocah, sebut saja P, mengiming-imingi bocah dengan konsol permainan Playstation.

Hal itu dilakukan, agar si bocah mau menuruti apa yang diarahkannya.

Sebelumnya, media sosial digemparkan dengan beredarnya video mesum yang menayangkan dua bocah di bawah umur dan seorang wanita dewasa berhubungan badan.

Kemudian pada adegan berikutnya, pemeran wanita dalam video tersebut membisiki kepada sang bocah untuk menjadi artis.

“Ngapain malu, D (inisial anak tersebut) mau jadi artis enggak? Ini kan lagi syuting,” ujar wanita tersebut.

Polisi Periksa CCTV, Ada Wanita Bawa Anak-anak

Polda Jabar sudah memeriksa rekaman circuit close television (CCTV) dua hotel di Kota Bandung.

“Kami baru menganalisis CCTV di dua hotel di Kota Bandung yang kamarnya identik dengan ruangan seperti yang ada di video. Dan keterangan dari pihak hotel menyebutkan memang ada tamu yang membawa anak-anak,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jabar Kombes Pol ‎Umar Surya Fana di Bandung, Jumat (5/1/2017).

Namun pihaknya belum menemukan keterangan soal kapan video tersebut direkam.

Polisi masih menganalisis buku tamu dari manajemen hotel di Jalan Supratman dan Jalan Kiaracondong tersebut.

“Termasuk jika ditanya latar belakangnya apa, apakah anjal atau bukan, itu akan diketahui setelah semua pihak di video itu kami amankan. Sekarang kami masih mengejar mereka,” ujar Umar.

Dalam perkara ini, terdapat delik tindak pidana berkaitan dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan tindak pidana berkaitan dengan Undang-undang Perlindungan Anak.

D hanya bisa pasrah, ketika itu, mskipun D berteriak, “Pamali.. pamali… (dosa.. dosa),”.

Video berdurasi 1 jam 11 menit itu menjadi viral dan menuai berbagai reaksi dari netizen.

“Kami fokus di perlindungan anak dulu karena dalam video itu ada korban anak di bawah umur,” ujar Umar.

Terkait dugaan anak‎ jalanan terlibat sebagai pemeran video adegan panas tersebut mengacu pada percakapan rekaman video, Umar menegaskan itu belum jadi fakta dan masih asumsi.

“Baru asumsi, harus lihat faktanya nanti bagaimana. Yang pasti tempat kejadian perkaranya di Kota Bandung. Sekarang kami kumpulkan dulu dua alat buktinya,” kata Umar.

 5 fakta berhasil diungkap pihak kepolisian seperti dihimpun Grid.ID dari berbagai sumber berikut:

1. Peringatan link berbahaya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengingatkan masyarakat tidak asal membuka situs berkonten pornografi.

Sebab banyak pihak yang memanfaatkan situs-situs “panas” itu untuk melakukan tindak pidana.

“Situs begitu biasanya phising, berisi spam. Berbahaya,” tutupnya.

2. Lokasi hotel telah ditemukan

Sementara itu, Tim Cyber Polda Jabar telah mendeteksi lokasi hotel video “panas” antara anak kecil dan wanita dewasa itu.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jabar Irjen Agung Budi Maryoto seusai apel mantap praja di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jumat (5/1/2018).

“Jadi, tim Cyber sedang bergerak, lokasinya sudah dapat di hotel di Bandung,” kata Agung.

Agung tak menyebutkan dengan jelas keberadaan lokasi hotel itu.

Ia menyebutkan telah memeriksa petugas hotel tersebut untuk mengecek kebenarannya.

“Dari hasil pemeriksan sementara dengan petugas resepsionis, betul ada (proses perekaman adegan vulgar),” katanya.

3. Kesaksian pengantar makanan di kamar hotel

Tidak hanya itu, polisi juga memeriksa petugas yang mengantar makanan di hotel itu.

“Kami tadi malam juga periksa petugas pengantar nasi goreng,” katanya.

Untuk mengetahui kebenaran pastinya, polisi bakal mengecek data tamu yang menginap di hotel tersebut.

“Kami akan kroscek, biasanya kalau check in itu ada ninggalin fotokopi KTP,” ucapnya.

Saat ini, polisi masih mendalami siapa perekam dan aktor dalam video “panas” tersebut.

“Kita tunggu saja, mudah-mudahan bisa terungkap,” katanya.

4. Salah satu video ada yang berdurasi 1 jam

Di lokasi yang sama, Kabid Humas Polda Jabar Yusri Yunus mengatakan bahwa yang bermain dalam video berdurasi 1 jam 11 menit 05 detik itu adalah seorang wanita dewasa dan anak kecil.

“Iya, yang bermain itu wanita sama anak di bawah umur. Tinggal nanti kalau yang lain tahu, itu artinya mereka ikut serta,” ujarnya.

5. Polisi masih melakukan penyelidikan berdasarkan dialek

Sementara itu, Irjen Pol Agung Budi Maryoto turut prihatin dan merasa miris mendengar kabar beredarnya video vulgar itu.

Secara dialek, pemeran di video “panas” itu menggunakan bahasa Sunda namun Agung enggan cepat berspekulasi.

“Kalau tentang dialek, saya juga bisa berbahasa Sunda, yang pasti doakan saja, serahkan kepada kami, jangan berpraduga dulu,” kata Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Jumat (05/1/2018).(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here